Testimony penulis part 2

Posted by dade On Jumat, 04 Juni 2010 0 komentar
Pemahaman akan type kepeimimpinan transformasional menggugah penulis untuk segera melepaskan paradigma lama yang ada di lingkungan kerja penulis. Paradigma lama tersebut adalah Paradigma yang selalu dianut oleh warga sekolah dengan julukan senioritas yang telah menelikung generasi muda untuk berinovasi,berkreasi dan
melakukan kreativitas. Dengan melihat hal tersebut penulis coba ubah dengan paradigma dengan julukan Potentialitas artinya warga yang memiliki potensi dan kemampuan untuk mengembangkan instansinya,maka dialah yang akan memiliki legal formal untk menjadi para pembantu atau pengarah pimpinan. Meskipun hal itu dirasa sangat berat sekali, terutama dalam mengubah mind set SDM, namun dengan berbekal kenyakinan dan itikad yang baik untuk membawa semua warga kearah yang lebih baik penulis terus menerus melakukan pendekatan persuasive guna merangkul dan meleading semua lapisan mewujudkan visi instansi. Pro dan kontra pasti ada. Pihak yang pro penulis anggap sebagai sahabat yang siap untuk sama-sama berjuang,semenatara yang kontra penulis anggap sebagai teman yang ingin meluruskan apa yang akan dilakukan oleh penulis dan sahabat-sahabatnya.Keduanya sangat penting dan tidak perlu dihilangkan salah satu dari kedua pihak tersebut.
Dari pemahaman konsep yang didapat penulis, baik dari perkuliahan atau referensi buku, penulis mencoba untuk mengajak semua warga untuk melek teknologi.Hal ini perlu dilaukan karena selain menjadi prasyarat bagi semua warga sebagai konsekuensi dari status instansi penulis yang disetarakan dengan Negara OECD akan tetapi juga karena dorongan perkembangan jaman. Selain itu penulis mengajak semua warga untuk memahami manjemen sekolah yang transparan dan akuntable. Penyusunan TUPOKSI yang jelas, dan menanamkan cinta perubahan. (berlanjut)

0 komentar:

Posting Komentar